
Kurang lebih sudah seminggu anak-anak memiliki celengan unik ini, ada kuncinya. Sebelumnya mereka hanya menggunakan buku tabungan yang dibuatnya sendiri, ditulis sendiri, dan uangnya disimpan ibunya. Bahkan uangnya disimpan sendiri di kotak makanannya. Melihat kondisi itu aku iba.
Sekitar 2 tahun lalu anak-anak punya celengan kaleng yang sekali pakai. Ketika saatnya dibuka untuk beli sepeda isinya pecahan receh dan puluhan ribu hasil menabung selama 4 bulanan. Setelah dihitung jumlahnya sekitar 400 ribu. Padahal harga sepeda saat itu 700 ribu. Sepeda terbeli, bapaknya yang nambal.
Meski saat ini celengan itu berkunci dan kuncinya disimpan sendiri, aku percaya anak-anak bisa mengelola sendiri. Aku sendiri yang mengajak membeli celengan itu, si sulung milih, pink, warna yang diberikan ibunya sejak bayi.
Untuk memberi semangat, aku juga menabung di celengan ayam bekas celengannya. Aku masukkan uang dihadapan mereka untuk memicu mereka semangat menabung. Tapi… diam-diam aku juga memasukkan uang di celengan mereka, tanpa sepengetahuan mereka, agar menjadi surprise saat waktunya dibuka. Semoga manfaat barokah nak.